Jasa Marga telah mengumumkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada volume lalu lintas di beberapa ruas tol di Indonesia. Laporan ini mencakup periode dari H-7 Natal 2025 hingga H+2 Tahun Baru 2026, menunjukkan lonjakan yang mengesankan dalam jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol tersebut.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia telah meningkatkan mobilitasnya, terutama menjelang hari raya dan liburan panjang. Hal ini menjadi perhatian mengingat besarnya volume kendaraan yang melintas di jalan tol, yang juga membawa implikasi bagi manajemen lalu lintas dan keselamatan di jalan raya.
Data Lalu Lintas di Ruas Tol Selama Liburan Natal dan Tahun Baru
Dalam laporan tersebut, Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda, menyebutkan bahwa total volume lalu lintas mencapai 3.450.369 kendaraan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,6% dibandingkan dengan data lalu lintas normal.
Ruas-ruas tol yang mengalami lonjakan lalu lintas, di antaranya adalah Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung, dan Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo. Lonjakan ini dapat dilihat sebagai respons masyarakat terhadap perayaan perayaan keagamaan dan liburan.
Di Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi misalnya, angka kendaraan mencapai 293.110, meningkat 15,7% dibandingkan lalu lintas normal. Peningkatan ini menunjukkan bagaimana banyak masyarakat yang melakukan perjalanan, baik untuk berlibur maupun berkumpul dengan keluarga.
Rincian Volume Lalu Lintas Berdasarkan Ruas Tol
Di sepanjang Ruas Tol Balikpapan-Samarinda tercatat volume lalu lintas sebanyak 277.118 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan yang luar biasa, sekitar 47,6% jika dibandingkan dengan kondisi normal.
Ruas Tol Manado-Bitung juga mencatat bahwa total kendaraan yang melintas mencapai 140.182, meningkat 28,2% dari volume lalu lintas normal. Peningkatan seperti ini tidak hanya berdampak pada lonjakan kendaraan, tetapi juga pada kebutuhan pelayanan yang lebih baik di jalan.
Lonjakan luar biasa juga terlihat di Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, dengan total kendaraan mencapai 374.394. Angka ini mencatat peningkatan 64,2% dibandingkan dengan volume lalu lintas normalnya.
Pentingnya Manajemen Lalu Lintas Saat Liburan Panjang
Dengan meningkatnya jumlah kendaraan, manajemen lalu lintas menjadi hal yang sangat penting. Tiap pihak terkait perlu menyiapkan segala sesuatunya untuk menjaga keselamatan pengendara dan kelancaran arus lalu lintas.
Langkah-langkah yang diambil termasuk peningkatan personel di lapangan untuk mengatur lalu lintas, serta penyediaan informasi aktual mengenai kondisi jalan. Dengan banyaknya kendaraan, pengendara juga diimbau untuk lebih disiplin dan memperhatikan keselamatan di jalan raya.
Pihak pengelola jalan tol juga perlu mengambil kebijakan strategis untuk mengatasi potensi kemacetan yang bisa muncul akibat lonjakan volume kendaraan. Hal ini tidak hanya untuk kepentingan pengguna jalan, tetapi juga untuk efisiensi operasional tol itu sendiri.















