
Rencana rekayasa lalu lintas di Jalan K.S. Tubun Karawaci mendatang akan berdampak signifikan bagi masyarakat. Seluruh pengguna jalan diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang berlaku untuk menghormati waktu dan keselamatan bersama.
Pada tanggal 28 hingga 29 Januari 2026, skema penutupan jalan akan dilaksanakan dengan berbagai aturan yang jelas. Keputusan ini diambil guna memfasilitasi pembangunan yang diperlukan di area sekitar.
Pengalihan arus lalu lintas menjadi sangat penting dalam rangka menjaga kelancaran perjalanan. Masyarakat diharapkan dapat mematuhi petunjuk yang ada untuk memastikan keamanan semua pengguna jalan.
Rincian Rekayasa Lalu Lintas Pada 28-29 Januari 2026
Rekayasa lalu lintas pada dua hari tersebut bersifat kondisional. Penutupan ruas Jalan K.S. Tubun Karawaci harus dipatuhi oleh semua pengguna jalan.
Kendaraan yang bergerak dari arah Neglasari menuju Cadas dan Pasar Baru akan tetap bisa berjalan normal. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas harian masyarakat setempat.
Bagi kendaraan dari arah Cadas menuju Pintu Air 10, disediakan jalur alternatif melalui Jembatan Jagal. Pengalihan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di sekitar area penutupan.
Sementara itu, kendaraan dari arah Bayur menuju Pintu Air 10 dapat menggunakan Jembatan Sangego secara kontra arus dengan kendaraan yang datang dari arah Neglasari. Langkah ini diambil demi kelancaran arus kendaraan di area ini.
Penutupan Jalan K.S. Tubun pada 30-31 Januari 2026
Rekayasa lalu lintas akan berlanjut pada 30 hingga 31 Januari 2026. Penutupan Jalan K.S. Tubun dimulai pukul 06.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Kendaraan dari arah Neglasari menuju Pintu Air 10 akan diluruskan ke Rawa Kucing dan Sitanala. Kebijakan ini dirancang agar arus lalu lintas tetap dapat terjaga meskipun ada penutupan.
Alternatif yang sama juga diberikan bagi kendaraan dari arah Cadas menuju Pintu Air 10 melalui Jembatan Jagal. Dengan adanya jalur ini, diharapkan pengguna jalan tidak terhambat dalam beraktivitas.
Thum untuk kendaraan dari arah Bayur akan sama dengan sebelumnya, yaitu bisa menggunakan Jembatan Sangego. Penyesuaian ini memperlihatkan keseriusan pihak berwenang dalam memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Mengapa Pentingnya Mematuhi Rekayasa Lalu Lintas Ini
Patuhi selalu rambu dan petunjuk yang ada di lapangan. Ketidakpatuhan hanya akan mengakibatkan kemacetan lebih parah dan dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Pengalihan arus dan penutupan jalan hanyalah sementara. Kesadaran masyarakat untuk mengikuti setiap arahan sangat dibutuhkan demi kelancaran dan keselamatan bersama.
Untuk itu, penting bagi pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik. Memahami rute alternatif akan membantu dalam menghindari keterlambatan dan situasi tidak nyaman.
Jika semua pengguna jalan dapat bekerja sama, proses pembangunan di area tersebut akan berlangsung lebih efektif. Ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar.
Kesimpulan dan Harapan untuk Pengguna Jalan
Pembangunan infrastruktur di Jalan K.S. Tubun Karawaci memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran dan kepatuhan terhadap skema rekayasa lalu lintas akan berdampak besar pada keselamatan dan kenyamanan bersama.
Semoga semua pengguna jalan dapat mematuhi panduan yang diberikan. Dengan kerja sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk semua.
Mari kita jadikan proses ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan tanggung jawab sosial kita. Saatnya bersatu demi kepentingan bersama dan demi kemajuan wilayah kita.















