Manchester City berhasil melaju ke babak keempat Piala FA 2025/2026 dengan gemilang setelah mengalahkan Exeter City dengan skor fantastis 10-1. Kemenangan tersebut menunjukkan dominasi tim asuhan Pep Guardiola di kompetisi domestik ini.
Pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium pada Sabtu malam, menyajikan aksi luar biasa dari para pemain Man City. Tuan rumah siap tidak memberi ruang bagi Exeter, yang pada akhirnya harus menyerah dalam laga yang sangat tidak seimbang ini.
Max Alleyne menjadi salah satu bintang malam itu dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-12, diikuti oleh Rodri yang menambah keunggulan di menit ke-24. Selain itu, dua gol bunuh diri dari Jake Doyle-Hayes dan Jack Fitzwater menambah derita tim tamu sebelum babak pertama berakhir.
Momen-Momen Krusial di Pertandingan
Setelah jeda, Man City terus menekan dengan intensitas tinggi. Rico Lewis, yang tampil mengesankan, mencetak gol pada menit ke-49, diikuti oleh debutan Antoine Semenyo yang juga berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54.
Tambahan gol datang dari Tijjani Reijnders dan Nico O’Reilly, menghasilkan angka yang semakin menjauh bagi Exeter. Striker muda Ryan McAidoo turut menyumbang gol di menit ke-86, menambahkan angka dan memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim tuan rumah.
Dari pihak Exeter, George Birch sempat memberikan sedikit kebanggaan dengan gol yang dicetaknya pada menit ke-90. Namun, kegembiraannya segera sirna saat Lewis mencetak gol kedua hanya semenit berselang, membawa Man City meraih kemenangan dua digit.
Strategi Pep Guardiola dalam Menghadapi Exeter City
Strategi Pep Guardiola terbukti sangat efektif dalam laga ini. Dengan mengandalkan kombinasi permainan cepat dan pressed tinggi, Man City berhasil memanfaatkan setiap kesalahan yang dibuat oleh tim tamu.
Guardiola terkenal dengan kemampuannya mengubah formasi dan taktik sesuai lawan, dan dalam pertandingan ini, timnya menunjukkan bahwa mereka siap untuk menghadapi tantangan apa pun yang muncul. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan posisi Man City sebagai salah satu tim terkuat di Inggris.
Keputusan Guardiola untuk menurunkan pemain-pemain muda dan debutan juga membuahkan hasil. Antoine Semenyo dan Ryan McAidoo membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi, memberikan harapan bagi masa depan tim.
Sejarah Manchester City di Piala FA dan Tantangan Kedepan
Sejak diambil alih oleh Pep Guardiola pada tahun 2016, Manchester City telah menunjukkan performa luar biasa di semua kompetisi. Satu-satunya anomali yang terjadi adalah ketika mereka gagal mencapai semifinal Piala FA pada musim 2017/2018.
Di luar momen tersebut, Man City telah meraih berbagai gelar dan menjadi finalis di dua edisi terakhir Piala FA. Hal ini menunjukkan konsistensi mereka di level tertinggi dan kemampuan untuk melewati berbagai rintangan dalam perjalanan meraih trofi.
Dengan kemenangan telak ini, Man City tidak hanya menunjukkan kekuatan tim, tetapi juga ambisi mereka untuk kembali meraih sukses di Piala FA. Fans dan pengamat sepak bola kini menantikan langkah-langkah selanjutnya dari Guardiola dan anak asuhnya dalam kompetisi bergengsi ini.















