Hedi Yunus, penyanyi terkenal asal Indonesia, baru-baru ini mengalami insiden yang mengejutkan saat persiapan untuk sebuah konser di Surabaya. Menjelang pertunjukan yang sangat dinantikan, ia tiba-tiba terserang vertigo yang parah dan panic attack, hanya dalam hitungan jam sebelum tampil.
Insiden ini awalnya terjadi saat Hedi melakukan check-in di hotel. Di tengah suasana santai, gejala vertigo menyerangnya dengan tiba-tiba, membuat dirinya harus bersandar untuk mendapatkan keseimbangan yang hilang.
Keberadaan tim manajernya saat itu menjadi sangat krusial. Mereka, termasuk manajer dan asisten pribadinya, segera berusaha membantunya agar tidak jatuh lebih jauh dalam kondisi yang mengkhawatirkan ini.
Akhirnya Mengalami Serangan Vertigo yang Mengkhawatirkan
Vertigo yang dialami Hedi bukanlah sekadar perasaan pusing biasa, tetapi sesuatu yang lebih mengkhawatirkan. Dalam waktu singkat, ia merasakan keringat dingin mengucur di seluruh tubuhnya, membuat suasana menjadi semakin tegang.
Setelah beberapa saat, Hedi merasa sedikit lebih baik setelah mengonsumsi permen manis. Namun, perbaikan kondisi ini hanya bersifat sementara. Ketika ia kembali ke kamarnya, kondisi fizikalnya kembali memburuk.
Setibanya di kamar hotel, serangan vertigo dan muntah justru semakin parah. Hedi terpaksa berusaha mencari tahu penyebab yang mungkin, termasuk kemungkinan keracunan makanan, tetapi semua itu hanya menambah kepanikan dalam dirinya dan timnya.
Proses Penanganan yang Mendesak di Rumah Sakit
Dalam keadaan yang semakin buruk, Hedi dan timnya mengambil keputusan untuk menghubungi rumah sakit. Melalui video call, mereka berkonsultasi dengan dokter untuk segera mendapatkan pertolongan medis.
Berbagai langkah pertolongan pertama dilakukan, mulai dari mengonsumsi minuman manis hingga air garam, tetapi kondisi Hedi tidak juga menunjukkan perbaikan. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membawanya ke UGD Rumah Sakit Siloam di Surabaya.
Setibanya di rumah sakit, Hedi masih mengalami muntah berulang kali, bahkan setelah harus menjalani beberapa tes medis, termasuk USG dan CT scan. Dokter berusaha mendiagnosis masalah yang sebenarnya dan memberikan perawatan yang tepat untuknya.
Menghadapi Prosedur Medis yang Mengkhawatirkan
Kondisi Hedi yang terus memburuk membuatnya harus menjalani serangkaian pemeriksaan lebih lanjut. Di UGD, ia bahkan mendapatkan tindakan MRI untuk memastikan tidak ada masalah serius pada kepalanya.
Dalam kondisi yang sangat sulit ini, Hedi merasa tertekan, tetapi tetap berusaha untuk tenang. Dia menyadari bahwa kesehatan adalah prioritas utama, meskipun konsert besar yang ia persiapkan harus ditunda.
Masuknya Hedi ke dalam ruang ICU menambah kecemasan bagi keluarganya dan penggemar yang sudah menunggu penampilannya. Namun, tim medis berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik agar ia segera pulih.














