Pada akhir tahun, para analis memperkirakan adanya lonjakan volume pengiriman kendaraan listrik. Hal ini terjadi karena rencana penghapusan bertahap pajak pembelian kendaraan listrik mulai tahun 2026, mendorong konsumen untuk membeli mobil lebih cepat sebelum insentif tersebut sepenuhnya menghilang.
Untuk merespons perlambatan permintaan yang mungkin terjadi, beberapa produsen kendaraan mulai menerapkan kebijakan diskon yang agresif. Dengan langkah ini, mereka berharap dapat menjaga daya tarik terhadap produk mereka di pasar yang semakin ketat.
Salah satu contohnya adalah Geely yang menawarkan diskon yang cukup signifikan, hingga 2.119 USD, sementara Li Auto dan Xiaomi juga menyelaraskan harga untuk tetap kompetitif. Langkah-langkah ini menunjukkan strategi produsen yang beradaptasi dengan dinamika permintaan yang berubah-ubah.
Pergeseran Strategi Produsen Kendaraan Listrik dalam Menghadapi Tantangan Pasar
Menurut Xiao Feng dari CLSA Hong Kong, produsen seperti BYD, Geely, dan Leapmotor yang menawarkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau berada dalam posisi yang lebih kuat menghadapi perlambatan pasar pada tahun 2026. Produk dengan harga kompetitif memberi mereka lebih banyak fleksibilitas dalam menghadapi tekanan margin yang semakin besar.
Selain itu, kemampuan beradaptasi melalui penyesuaian harga menjadi krusial bagi perusahaan-perusahaan ini. Mereka harus mampu menjaga daya tarik produk sambil tetap mempertahankan profitabilitas di tengah situasi pasar yang tidak menentu.
Dari sikap optimis yang terlihat, BYD melaporkan peningkatan penjualan luar negeri yang lebih dari dua kali lipat, terutama didorong oleh permintaan yang kuat di kawasan Eropa dan Amerika Latin. Ini menunjukkan bahwa ada peluang di pasar global meskipun tantangan di dalam negeri semakin meningkat.
Langkah Ekspansi Global sebagai Solusi Pertumbuhan Berkelanjutan
Geely juga memiliki pandangan optimis, dengan perkiraan peningkatan penjualan internasional sebanyak 80 persen pada tahun 2026. Ini menggambarkan strategi ekspansi yang dilakukan sebagai upaya untuk diversifikasi pasar dan memperkuat posisi di kancah internasional.
Penting bagi produsen untuk menjajaki pasar baru di luar negeri untuk mengimbangi potensi penurunan permintaan di pasar domestik. Langkah ekspansi ini tidak hanya menciptakan peluang pertumbuhan, tetapi juga meningkatkan brand awareness di tingkat global.
Industri kendaraan listrik di Tiongkok saat ini berada dalam fase yang dinamis. Di satu sisi, ada tenaga pertumbuhan yang kuat, tetapi di sisi lain tantangan yang kompleks seperti berkurangnya insentif dan persaingan yang semakin ketat harus diatasi.
Faktor-Faktor yang Mendorong Pertumbuhan di Pasar Kendaraan Listrik
Faktor utama yang mendorong pertumbuhan industri ini adalah inovasi teknologi yang terus-menerus. Dengan pengembangan baterai yang lebih efisien dan solusi mobilitas yang lebih cerdas, konsumen semakin tertarik untuk beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.
Di samping inovasi, dukungan kebijakan pemerintah juga berperan penting. Kebijakan yang mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui insentif dan pengurangan pajak memberikan dorongan tambahan bagi konsumen untuk berinvestasi dalam kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Tahun 2026 akan menjadi titik krusial dalam menentukan kemampuan produsen kendaraan listrik Tiongkok untuk beradaptasi dan berinovasi. Peluang untuk memperluas pasar di tengah persaingan yang semakin ketat menjadi tantangan baru yang harus dihadapi oleh industri ini.
















