Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan lima masalah kesehatan yang paling sering dikeluhkan oleh masyarakat selama liburan Natal dan Tahun Baru. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa penyakit tidak menular menjadi yang paling mendominasi, dengan keluhan yang datang dari berbagai titik transportasi di tanah air.
Pemantauan ini dilakukan hingga akhir Desember 2025 dan melibatkan laporan dari berbagai fasilitas kesehatan di bandara, pelabuhan, dan terminal. Hasilnya menunjukkan hipertensi dan diabetes melitus sebagai dua penyakit yang paling banyak dialami masyarakat saat periode libur panjang.
Sebanyak 1.090 kasus hipertensi dan 302 kasus diabetes melitus terlaporkan selama waktu tersebut. Selain itu, juga tercatat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebanyak 260 kasus, gastritis 174 kasus, dan diare akut 48 kasus. Kondisi ini menjadi sorotan karena menunjukkan dampak kesehatan dari kebiasaan masyarakat selama liburan.
Penyakit Paling Banyak Terjadi Selama Liburan
Kementerian Kesehatan mencatat bahwa tingginya angka hipertensi dan diabetes dipicu oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut mencakup kelelahan akibat perjalanan panjang dan pola makan yang tidak terkontrol selama liburan.
Pola aktivitas yang berubah juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit ini. Masyarakat disarankan untuk tetap disiplin menjaga kesehatan meskipun sedang dalam perjalanan.
Kementerian Kesehatan mengingatkan agar setiap individu dengan riwayat hipertensi dan diabetes melitus tetap mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Menghindari makanan dan minuman yang tinggi kandungan gula dan garam menjadi langkah preventif yang penting.
Pencegahan Penyakit Menular Selama Liburan
Selain menghadapi penyakit tidak menular, Kementerian Kesehatan juga mencatat adanya penyakit menular seperti ISPA dan diare akut. Faktor cuaca yang berubah dan kebersihan yang kurang baik semakin memperburuk keadaan kesehatan masyarakat.
Perubahan pola makan dan kelelahan fisik selama perjalanan juga berpotensi menambah keluhan kesehatan. Dalam rangka pencegahan, penting untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Beberapa langkah pencegahan yang direkomendasikan antara lain mencuci tangan secara teratur dan mengenakan masker saat merasa tidak sehat. Hindari juga kontak dekat dengan orang lain guna mencegah penularan penyakit.
Pentingnya Memeriksa Kesehatan Saat Bepergian
Kementerian Kesehatan juga menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia di berbagai titik transportasi. Jika mengalami keluhan kesehatan, segera periksakan diri untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko tambahan penyakit yang mungkin terjadi selama liburan. Masyarakat diingatkan untuk tidak mengabaikan gejala yang mungkin muncul, terutama yang berhubungan dengan hipertensi dan diabetes melitus.
Pemeriksaan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit, sangat dianjurkan agar kondisi kesehatan tetap terjaga selama perjalanan.
Pentingnya Istirahat untuk Pengemudi Kendaraan Bermotor
Bagi pengemudi kendaraan bermotor, menjaga stamina sangatlah penting selama perjalanan. Kementerian Kesehatan merekomendasikan agar pengemudi beristirahat setidaknya 30 menit setelah berkendara selama empat jam berturut-turut.
Hindari memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan dalam keadaan lelah atau mengantuk. Keselamatan pengemudi dan penumpang menjadi prioritas utama selama masa liburan.
Langkah ini tidak hanya mencegah gangguan kesehatan, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Mengatur waktu istirahat menjadi bagian penting dari perjalanan yang aman dan menyenangkan.
Dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan dan menjaga kesehatan selama liburan, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen berharga tanpa khawatir akan masalah kesehatan. Kementerian Kesehatan mengajak semua pihak untuk disiplin dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan orang-orang di sekitar.
Kesehatan yang baik adalah kunci untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman dalam suasana yang bahagia. Dengan kesadaran dan kewaspadaan, kita semua dapat merayakan liburan dengan lebih baik.
Semoga dengan informasi ini, masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan, terutama di masa-masa liburan. Mari bersama-sama menciptakan kebiasaan hidup sehat dan memperhatikan kesehatan saat bepergian.













