M7 World Championship, yang lebih dikenal sebagai M7, akan berlangsung pada awal tahun 2026. Kembali digelar di Jakarta, turnamen ini menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam dunia esports, terutama untuk para penggemar Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Dengan diikuti oleh 16 tim terbaik dari seluruh dunia, turnamen ini bertujuan untuk memperebutkan gelar juara dunia dan total hadiah yang mencengangkan. Jakarta terpilih sebagai tuan rumah, memberikan kesempatan bagi para penggemar lokal untuk mendukung tim kebanggaan mereka dalam kompetisi ini.
Dalam turnamen M7, Indonesia akan diwakili oleh dua tim, Onic dan Alter Ego. Kedua tim ini memperoleh tempat di M7 setelah penampilan luar biasa mereka di MPL ID S16, di mana Onic berhasil meraih posisi juara sementara Alter Ego menjadi runner-up.
M7 World Championship: Format dan Tahapan yang Menarik
Format turnamen dibagi menjadi beberapa tahap yang menarik, dimulai dari Wild Card Stage dan dilanjutkan ke Swiss Stage. Tim-tim yang berpartisipasi akan berhadapan dalam serangkaian pertandingan yang menegangkan sebelum memasuki Knockout Stage.
Setiap tahap di M7 World Championship membawa tantangan unik bagi seluruh tim, yang tentunya akan menguji keterampilan, strategi, dan kerja sama mereka. Ini adalah kesempatan bagi tim untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan publik yang mendukung.
Selama seminggu penuh kompetisi, para pemain dan penggemar akan merasakan atmosfer yang mendebarkan. Pertandingan-pertandingan ini menjadi daya tarik tersendiri, dan setiap pertandingan berpotensi menghadirkan kejutan menarik yang tidak terduga.
Total Hadiah dan Poin Prestisius yang Diperebutkan
Total hadiah yang diperebutkan dalam M7 mencapai USD 1 juta, setara dengan sekitar Rp 16,7 miliar. Nominal ini bukan hanya soal uang, tetapi juga mengenai prestise dan pengakuan di tingkat internasional bagi masing-masing tim.
Dengan begitu banyaknya uang hadiah, tentu saja, setiap tim akan berjuang keras untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ini adalah momen penting dalam sejarah esports, yang menunjukkan betapa jauh industri ini berkembang.
Melalui persaingan yang sengit ini, para pemain tidak hanya mengincar kemenangan, tetapi juga berusaha untuk membawa nama tim dan negara mereka ke kancah internasional. Menjadi juara di M7 adalah impian banyak tim yang ambisius.
Sejarah dan Pengalaman Jakarta sebagai Tuan Rumah
Jakarta sebelumnya juga menjadi tuan rumah untuk M4 World Championship pada tahun 2023. Keberhasilan gelaran tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Jakarta kembali dipilih untuk menyelenggarakan ajang sekelas M7.
Pengalaman sebagai tuan rumah sebelumnya memberikan banyak pelajaran bagi penyelenggara. Mereka berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang lebih baik, baik bagi pemain maupun penggemar yang datang menyaksikan.
Atmosfer yang didapat dari kerumunan pendukung lokal sangat berpengaruh pada semangat pemain. Dukungan yang meriah membuat setiap pertandingan menjadi lebih hidup dan menegangkan.














