Di sebuah desa kecil di Kalabahi Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Kamaludin Lahiji memulai perjalanannya yang mengubah hidupnya. Dari sebuah kios sederhana, ia bertransformasi menjadi tokoh penting dalam menyediakan akses keuangan bagi masyarakat setempat.
Sejak 2019, Kamaludin mengelola usahanya sambil membantu masyarakat sekitar dengan menawarkan layanan keuangan melalui “BRILink Agen Sorwaru”. Kehadiran jasa ini sangat dibutuhkan, mengingat kondisi geografis daerah pegunungan yang menyulitkan akses perbankan untuk banyak warga.
Bermula dari niat untuk menambah penghasilan, Kamaludin mengabdikan diri untuk membuka usahanya hingga larut malam, melayani warga yang ingin melakukan transaksi keuangan dan menjual hasil pertanian. Kerja kerasnya ini akan membuahkan hasil yang lebih besar dari yang ia duga.
Perjalanan Awal dan Motivasi Kamaludin Dalam Usaha
Awalnya, Kamaludin menganggap usaha BRILink sebagai kegiatan sampingan. Ia tidak menyangka bahwa usaha tersebut akan berkembang pesat dan membawanya pada berbagai penghargaan yang prestisius.
Meningkatnya volume transaksi membuatnya semakin terdorong untuk mengoptimalkan layanan yang ia tawarkan. Kamaludin mencatat rata-rata 23.278 transaksi setiap bulan, menjadikannya salah satu agen dengan performa terbaik di wilayah tersebut.
Kesuksesannya bukan hanya angka, melainkan juga dampak positif bagi masyarakat. Ia membantu banyak orang yang sebelumnya kesulitan dalam melakukan transaksi keuangan, menjadikannya sosok yang dihormati di lingkungannya.
Penghargaan dan Pengakuan atas Dedikasi Kamaludin
Dedikasi Kamaludin terbayarkan ketika ia dinobatkan sebagai Juara Program Super BRILink Agen Tingkat Nasional pada tahun 2025. Penghargaan ini membawa kesempatan untuk menjalani umrah sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerjanya yang luar biasa.
Selain umrah, Kamaludin juga mendapatkan berbagai hadiah sebelumnya, termasuk emas 5 gram pada tahun 2019 dan sepeda motor pada tahun 2021. Sebuah perjalanan ke Jepang di tahun 2024 jadi salah satu pencapaian yang sangat mengesankan baginya.
“BRILink sangat bermanfaat bagi saya dan masyarakat. Ini sangat membantu mereka yang belum paham transaksi keuangan digital,” kata Kamaludin, menegaskan pentingnya layanan ini untuk kehidupan sehari-hari warga pegunungan.
Dampak BRILink pada Masyarakat dan Ekonomi Lokal
Berkat kehadiran BRILink, akses layanan keuangan menjadi lebih mudah bagi masyarakat pegunungan. Mereka tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan perbankan.
Corporate Secretary BRI mengungkapkan bahwa Kamaludin adalah contoh nyata bagaimana kemitraan antara agen lokal dan bank dapat membawa perubahan positif. Ini menjadi bagian dari upaya inklusi keuangan yang lebih luas di daerah pedalaman.
“BRILink Agen memperkuat ekosistem ekonomi dan mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah,” jelas Dhanny, Corporate Secretary BRI. Hal ini menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ekonomi di wilayah tersebut.
Di Kabupaten Alor sendiri, saat ini ada 1.238 BRILink Agen yang beroperasi di 18 kecamatan. Rata-rata transaksi bulanan menunjukkan angka yang signifikan, mencapai 227.509 transaksi sebulan, dengan total nilai mencapai Rp122,56 miliar.
Secara nasional, hingga akhir tahun 2025, BRILink memiliki sekitar 1,2 juta agen di seluruh Indonesia. Ini berarti mereka menjangkau lebih dari 80% desa di Tanah Air, membantu memfasilitasi 1 miliar transaksi finansial dengan total volume yang sangat besar.
Model bisnis berbasis kemitraan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung, tetapi juga menciptakan ekosistem inklusi keuangan yang berkelanjutan, memastikan bahwa masyarakat dapat menjadi bagian dari rantai nilai ekonomi digital.
















