Gyeongju, meskipun tidak sepopuler Seoul atau Busan, telah mengambil perhatian dunia baru-baru ini. Kota yang terletak sekitar 50 kilometer utara Busan ini menjadi tuan rumah untuk KTT APEC, yang dihadiri oleh pemimpin dari berbagai negara, termasuk beberapa kepala pemerintahan tingkat tinggi.
Pada dasarnya, Gyeongju lebih dari sekadar lokasi untuk pertemuan internasional. Kota ini dikenal sebagai “museum tanpa dinding” karena kaya akan sejarah dan budaya, menjadikannya salah satu destinasi wisata yang menarik di Korea Selatan.
Gyeongju, sebagai ibu kota Dinasti Silla yang bertahan hampir sebelas abad, menyimpan banyak peninggalan berharga. Di dalam kota ini, terdapat empat situs Warisan Dunia UNESCO dan 36 harta nasional yang diakui, menyumbang sekitar sepuluh persen dari total harta nasional Korea Selatan.
Peninggalan Sejarah yang Menakjubkan di Gyeongju
Salah satu daya tarik utama Gyeongju adalah peninggalan sejarahnya yang luar biasa. Pengunjung dapat menemukan kuil-kuil kuno yang megah dan makam-makam bersejarah yang menarik untuk dipelajari.
Salah satu situs yang paling terkenal adalah Kuil Bulguksa, yang merupakan contoh luar biasa dari arsitektur Silla. Kuil ini, bersama dengan grotto Seokguram yang berdekatan, diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO dan merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi wisatawan.
Selain kuil, pengunjung juga dapat mengeksplorasi daerah pemakaman kuno yang dikenal sebagai Daereungwon. Area ini berisi makam raja dan ratu Silla, dan memberikan wawasan yang mendalam tentang kehidupan dan ritual dalam masyarakat kuno.
Keindahan Alam dan Budaya Gyeongju
Gyeongju juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Pegunungan yang mengelilingi kota ini menyediakan pemandangan spektakuler dan jalur hiking yang menarik bagi para pencinta alam. Permukaan tanah yang bergelombang dan lokasi yang strategis membuatnya ideal untuk kegiatan luar ruangan.
Festival juga merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Gyeongju. Setiap tahun, berbagai festival diadakan yang merayakan budaya lokal, termasuk pertunjukan kesenian tradisional dan acara kuliner yang menampilkan masakan khas daerah.
Dalam hal kuliner, Gyeongju tidak kalah menarik. Hidangan lokal seperti bibimbap dan tteok-guk, serta berbagai makanan laut segar, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin merasakan cita rasa lokal.
Pengalaman Unik Mengunjungi Gyeongju
Mengunjungi Gyeongju menawarkan pengalaman yang unik dan berbeda dari kota-kota lainnya di Korea Selatan. Atmosfernya tenang dan sejuk, menjadikannya tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati keindahan sejarah.
Salah satu pengalaman yang sering dinantikan adalah berkeliling menggunakan sepeda. Banyak trek sepeda yang menghubungkan berbagai situs bersejarah dan taman, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil menyusuri jalan-jalan bersejarah.
Selain itu, banyak hotel dan penginapan tradisional yang tersedia, menawarkan pengalaman akomodasi yang otentik. Menghabiskan malam di hanok (rumah tradisional Korea) akan memberikan pengalaman yang mendalam bagi pengunjung yang ingin merasakan budaya lokal lebih dekat.















