Pengunjung Transmart Medan Fair kini disajikan dengan opsi kuliner yang lebih bervariasi. Kilat Kuphi secara resmi membuka gerainya pada tanggal 5 Februari 2026, menawarkan konsep food court modern yang mendukung pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan berbagai pilihan menu yang nyaman dan menarik.
Menurut Manajer Operasional Kilat Kuphi, Satrio, pembukaan di Transmart menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kelas bisnis dan menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dari sebelumnya hanya sebagai kedai kopi yang kini menjelma menjadi destinasi kuliner.
Kilat Kuphi memulai perjalanan dari kedai kopi yang kental akan nuansa Aceh dan Medan, mengadopsi tradisi berkumpul dan berdiskusi. Meskipun demikian, manajemen menyadari perluasan pilihan makanan yang bervariasi untuk memenuhi selera konsumen.
Kilat Kuphi dan Konsep Food Court Modern yang Berbasis UMKM
Kilat Kuphi mengubah strategi bisnisnya dengan menghadirkan konsep food court yang lebih komprehensif. Dengan menggandeng 28 tenant dari pelaku UMKM, mereka menyediakan menu yang beragam, mulai dari mie Aceh hingga burger dan steak.
Setiap tenant di Kilat Kuphi telah menjalani seleksi ketat. Dengan standar yang tinggi, manajemen memastikan kualitas rasa, konsistensi, dan kesiapan operasional dari masing-masing tenant sebelum mereka memulai jualan.
Tidak hanya itu, setiap tenant diwajibkan untuk mematuhi prosedur operasional yang ketat. Hal ini mencakup penggunaan seragam, kebersihan, dan cara penyajian yang efektif untuk menjaga titik branding yang kuat bagi Kilat Kuphi.
Strategi Pemasaran dan Jejaring Sosial untuk Tenant
Setiap bulan, evaluasi dilakukan untuk memastikan semua tenant memenuhi standar kualitas yang ditentukan. Indikator utama evaluasi mencakup penjualan, konsistensi rasa, dan pelayanan yang memuaskan.
Kilat Kuphi lebih memfokuskan diri pada pengembangan tenant melalui diskusi dan promosi di media sosial. Hal ini membantu tenant untuk bertahan dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang dinamis.
Di samping itu, mereka juga menyediakan pilihan makanan terjangkau, seperti nasi sayur telur seharga Rp20.000, yang menyasar karyawan mal dan pekerja sekitar, sehingga meningkatkan aksesibilitas bagi semua kalangan.
Analisis Pasar dan Ekspansi Masa Depan
Kilat Kuphi memahami karakter masyarakat Medan yang gemar mencari makanan enak di luar rumah. Dengan potensi kuliner yang menjanjikan, mereka berencana untuk memperluas jaringan hingga ke kota-kota lain di Sumatera.
Cita-cita ini termasuk membuka cabang di Padang, Pekanbaru, Palembang, dan Lampung. Manajemen juga membuka peluang untuk merambah ke Pulau Jawa, mempertimbangkan kesiapan pasar dan perilaku konsumen di area tersebut.
Dengan visi yang jelas, Satrio berharap agar setiap lokasi Transmart akan memiliki Kilat Kuphi, menciptakan konsistensi dalam pengalaman kuliner di seluruh Indonesia.















