Partai Amanat Nasional (PAN) baru-baru ini telah menggelar acara Doa Akhir Tahun bersama Anak-Anak Mulia untuk Keselamatan Bangsa di Ballroom DPP PAN. Kegiatan ini berfungsi sebagai momen refleksi spiritual di penghujung tahun dan juga sebagai pengingat akan pentingnya doa bersama demi keselamatan bangsa dan persatuan nasional.
Dalam acara tersebut, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menyampaikan pesan penting bagi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar PAN dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah untuk Indonesia, tidak hanya untuk tahun 2026, tetapi juga untuk tahun-tahun yang akan datang.
Kegiatan ini menghadirkan anak-anak yatim piatu sebagai simbol harapan dan masa depan bangsa. Zulhas dalam sambutannya mengajak semua yang hadir untuk bersatu dalam doa dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Pentingnya Doa dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Doa di akhir tahun dianggap sebagai simbol harapan dan permohonan kepada Tuhan agar bangsa ini tetap bersatu dan sejahtera. Zulhas juga menekankan perlunya doa agar semua warga negara Indonesia diberi kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan di tahun mendatang.
Menurut Zulhas, semangat kebersamaan sangat penting dalam mencapai tujuan bersama. Ia berharap bahwa dengan bersatu, masyarakat dapat lebih mudah menghadapi setiap rintangan yang ada dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Selama acara, Zulhas memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu untuk tetap optimistis. Ia menekankan bahwa meski mereka berasal dari berbagai latar belakang, segala sesuatu mungkin terjadi jika mereka berusaha dan berdoa kepada Allah.
Refleksi dan Harapan untuk Masa Depan
Acara ini tidak hanya diramaikan oleh sambutan para pemimpin PAN, tetapi juga diisi dengan tausiyah dari Ustadz Das’ad Latief. Dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad mengingatkan pentingnya sikap optimis dan lebih menghargai persatuan di antara sesama. Ia menekankan, “Dalam kondisi apapun, persatuan adalah kunci kekuatan,” ujarnya.
Ustadz Das’ad menegaskan bahwa partai politik seharusnya menjadi sarana untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Ia berharap partai dapat menjadi alat yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai positif dan mendukung program-program yang memperbaiki kondisi masyarakat.
Lebih lanjut, Ustadz Das’ad juga mengajak semua partai untuk menupukan perhatian pada kegiatan sosial yang bisa mengangkat derajat masyarakat. Dengan menciptakan langkah-langkah konkret, setiap partai dapat mengambil bagian dalam pembangunan bangsa dan memberikan dampak yang nyata.
Menangkap Semangat Kebaikan Melalui Partai Politik
Dalam pandangan Ustadz Das’ad, partai politik memiliki peran yang sangat strategis dalam proses dakwah dan pembangunan. Dia percaya, jika partai bisa bersatu dan bergerak menuju tujuan yang sama, maka kebaikan dapat tersebar lebih luas. “Mari kita berkolaborasi,” tegasnya.
Acara Doa Akhir Tahun ini juga memfasilitasi interaksi antara anak-anak yatim piatu dan para tokoh politik. Interaksi ini bertujuan agar anak-anak merasa diperhatikan dan dihargai sebagai bagian dari masa depan bangsa.
Dengan hanya dengan saling mendukung dan membantu, umat bisa lebih bersatu. Zulhas mengajak semua untuk saling menguatkan dan memperkuat jembatan komunikasi di antara generasi muda, agar mereka bisa tumbuh menjadi pemimpin yang bermanfaat.
Semua nilai-nilai yang dibagikan dalam acara ini diharapkan akan menjadi sumber inspirasi bagi yang hadir. Harapan akan masa depan yang lebih baik menjadi tema utama pertemuan ini, dan seluruh peserta diminta untuk tidak hanya berharap, tetapi juga beraksi demi kebaikan bersama. Hanya dengan demikian, cita-cita sebuah bangsa yang sejahtera dapat terwujud.
















