Proyek kolaboratif yang dilakukan oleh Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB University dengan Dewan Pengurus Daerah Himpunan Alumni di Sumatera Barat telah mampu mengatasi masalah air di Nagari Salareh Aia Timur. Dengan adanya pemasangan pipa HDPE sepanjang satu kilometer, akses air bersih kini dapat dinikmati oleh sekitar 1.300 jiwa.
Pemasangan pipa ini bukan saja bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan air bersih yang telah lama menghantui warga. Inisiatif ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara alumni dan masyarakat dalam menghadapi tantangan yang ada.
Penyediaan air bersih sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang tersebar. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di berbagai tempat lainnya yang mengalami masalah air bersih.
Pentingnya Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Akses terhadap air bersih banyak dipandang sebagai hak dasar setiap manusia. Tanpa adanya air bersih, kualitas hidup akan menurun drastis dan menimbulkan beragam masalah kesehatan yang serius. Dalam konteks Nagari Salareh Aia Timur, tantangan ini sangat dirasakan oleh warga yang sempat mengalami kesulitan pascabencana.
Setelah bencana terjadi, kondisi infrastruktur air banyak yang rusak sehingga pasokan air dari Penyediaan Air Minuman Sanitasi Berbasis Masyarakat terputus. Hal ini mengharuskan masyarakat untuk lebih berupaya dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari, sesuatu yang seharusnya dapat diakses dengan mudah.
Dengan adanya proyek ini, harapan baru muncul bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan air bersih yang berkualitas. Kini, 200 rumah serta fasilitas publik seperti puskesmas, masjid, dan surau dapat menikmati akses air bersih secara langsung.
Rincian Proyek Pemasangan Pipa Air Bersih
Pemasangan pipa dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis demi keberlangsungan proyek jangka panjang. Tim yang terlibat berupaya memastikan bahwa pipa yang dipasang mampu menampung kebutuhan air bersih untuk seluruh rumah yang terhubung. Hal ini mencakup pemilihan material yang berkualitas untuk memenuhi standar kesehatan.
Selain pipa, penyediaan tangki air dengan kapasitas 3.300 liter juga menjadi bagian dari program ini. Tangki ini dirancang untuk menghadapi fluktuasi pasokan air dan memastikan bahwa kebutuhan air sehari-hari masyarakat dapat terpenuhi.
Implementasi proyek ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah setempat. Wali Nagari Salareh Aia Timur, Ahmad Fauzi, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Relawan Mandiri dan DPD HA IPB, menandakan sinergi antara alumni dan masyarakat dalam menciptakan perubahan.
Harapan untuk Pengelolaan Berkelanjutan
Keberhasilan dalam proyek ini bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga tentang pengelolaan yang baik setelah fasilitas air bersih terpasang. Agus Rusli, Sekretaris Jenderal ARM HA IPB, berharap agar warga dapat bertanggung jawab dalam memelihara fasilitas yang telah disediakan. Ini akan memastikan bahwa air bersih dapat terus dinikmati dalam jangka waktu yang panjang.
Pendidikan dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan pemeliharaan fasilitas air bersih juga menjadi bagian penting dalam upaya ini. Warga diharapkan memahami bahwa keberlangsungan proyek ini tergantung pada keterlibatan aktif mereka.
Melalui pengalaman ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap fasilitas umum lainnya. Dengan demikian, kualitas hidup di Nagari Salareh Aia Timur dapat terus meningkat dan menjadi contoh positif bagi daerah lain.















