Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, baru saja mengonfirmasi bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi mencapai kesepakatan dengan calon pelatih baru yang akan memimpin Timnas Indonesia. Seluruh proses negosiasi ini berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala yang berarti, dan kini publik menunggu pengumuman resmi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam waktu dekat.
Sumardji menegaskan bahwa tidak ada lagi hambatan dalam proses penunjukan pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Kesepakatan yang telah dicapai meliputi durasi kontrak, pola kerja kepelatihan, serta target prestasi yang harus dicapai oleh skuad Garuda di masa mendatang.
Dalam usaha mencari pelatih, PSSI melakukan pencarian yang cukup serius dan menyeluruh, bahkan menjangkau Eropa. Beberapa kandidat pelatih berpengalaman telah diwawancarai sebagai bagian dari upaya federasi untuk mendapatkan sosok terbaik dalam memimpin Timnas Indonesia.
Pencarian Pelatih: Proses dan Kriteria yang Diterapkan
PSSI diketahui telah melakukan penjaringan yang ketat dalam mencari pelatih baru. Mereka melakukan evaluasi menyeluruh terhadap beberapa nama yang dianggap potensial untuk menduduki posisi tersebut.
Di antara nama-nama yang mencuat ke permukaan, perhatian publik tertuju pada pelatih John Herdman serta Giovanni van Bronckhorst, yang merupakan asisten pelatih Liverpool. Kedua pelatih ini memiliki pengalaman internasional yang luas dan dianggap cukup mumpuni untuk menangani Timnas Indonesia.
Setelah melalui berbagai tahap evaluasi dan pertimbangan, PSSI akhirnya mengerucutkan pilihan kepada John Herdman. Prestasinya dalam membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusan tersebut.
Prestasi sebagai Faktor Penentu dalam Pemilihan Pelatih
Nama John Herdman tidak bisa dipandang sebelah mata. Suksesnya membawa Timnas Kanada ke Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk mengangkat performa tim di level internasional.
Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari strategi dan disiplin yang ia terapkan selama melatih. Oleh karena itu, PSSI melihatnya sebagai kandidat yang mampu membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia.
Keputusan ini mencerminkan harapan PSSI untuk mengembangkan Timnas Indonesia agar lebih kompetitif di kancah Asia. Rasanya layak jika publik berharap banyak pada sosok pelatih yang memiliki catatan gemilang dalam dunia sepak bola internasional.
Detail Kontrak dan Target yang Ditetapkan oleh PSSI
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, sempat membagikan informasi mengenai gambaran kontrak pelatih baru Timnas Indonesia. Dalam tayangan di berbagai media, ia menyebut bahwa PSSI telah menyiapkan kontrak berdurasi dua tahun untuk pelatih ini.
Dalam kontrak tersebut, terdapat opsi perpanjangan hingga tahun 2029, yang tentunya tergantung pada pencapaian target prestasi tertentu. Salah satu target utama yang ditetapkan adalah memasuki delapan besar Piala Asia 2027.
Klausul perpanjangan kontrak ini juga menunjukkan komitmen PSSI dalam memperkuat daya saing Timnas Indonesia di pentas internasional. Dengan adanya target tersebut, pelatih baru diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam waktu dekat.














