RS EMC Alam Sutera telah melangkah ke era baru dalam dunia medis dengan mengimplementasikan teknologi bedah robotik da Vinci Xi. Pada 11 dan 12 Desember 2025, rumah sakit ini berhasil melaksanakan operasi bariatrik untuk empat pasien obesitas menggunakan teknologi terdepan ini.
Dokter spesialis bedah digestif konsultan, Handy Wing, menjelaskan bahwa teknologi robotik ini membawa dampak signifikan terhadap kualitas tindakan medis. Dengan akurasi tinggi dan visualisasi tiga dimensi yang semakin jelas, tindakan bedah kini dapat dilakukan dengan lebih efisien dan aman.
“Kemampuan teknologi ini mengurangi risiko kesalahan pemotongan yang mungkin terjadi di dalam tubuh,” ujar Handy Wing saat konferensi pers di RS EMC Alam Sutera pada 19 Desember 2025. “Dengan kemampuan zoom hingga 10 kali lipat, operator dapat melihat bagian dalam perut dengan lebih detail.”
Pentingnya Teknologi Bedah Robotik dalam Pengobatan Obesitas
Operasi bariatrik menjadi salah satu solusi efektif bagi pasien obesitas yang ingin menurunkan berat badan. Dengan menggunakan robotik da Vinci Xi, tingkat keberhasilan operasi ini menjadi lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dalam dunia medis sangatlah penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Operasi ini juga tidak hanya tentang penurunan berat badan, tetapi perubahan kualitas hidup secara keseluruhan. Pasien yang menjalani operasi ini dilaporkan mengalami perbaikan signifikan dalam kesehatan mental dan fisik mereka.
Di samping itu, proses pemulihan pasien juga lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Setelah menjalani operasi, pasien dapat kembali beraktivitas sehari-hari dalam waktu singkat.
Keunggulan Teknologi Da Vinci Xi Dibandingkan Metode Lain
Salah satu keunggulan dari teknologi da Vinci Xi adalah kemampuannya untuk melakukan gerakan dengan luwes, hampir menyerupai gerakan tangan manusia. Dalam bedah konvensional atau laparoskopi, pergerakan biasanya terbatas pada maju dan mundur. Sebaliknya, sistem robotik ini bisa bergerak ke segala arah dengan keakuratan yang luar biasa.
Luka sayatan yang dihasilkan pun sangat minim, hanya sekitar 1 cm. Hal ini tidak hanya menurunkan risiko komplikasi, tetapi juga mengurangi tingkat nyeri pasca-operasi, sehingga pasien merasa lebih nyaman.
Kemampuan bedah robotik ini juga mendukung pemulihan yang lebih cepat bagi pasien. Mereka dapat kembali beraktivitas normal hanya dalam waktu dua hari setelah operasi, berbeda dengan metode terbuka yang memerlukan waktu pemulihan lebih lama.
Proses dan Tahapan Operasi menggunakan Da Vinci Xi
Proses operasi dengan teknologi da Vinci Xi dimulai dengan persiapan yang matang. Tim medis akan melakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi pasien sebelum tindakan diambil. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pasien siap dan memahami langkah-langkah yang akan dilakukan.
Setelah di ruang operasi, dokter akan mengatur sistem robotik ini dengan perincian yang sangat cermat. Keahlian tim bedah sangat mendukung keberhasilan operasi, karena mereka harus mampu mengoperasikan sistem canggih ini dengan baik.
Selama prosedur, dokter melihat gambar tiga dimensi dari organ dalam pasien, yang memungkinkan mereka untuk melakukan tindakan yang lebih presisi. Ini menjadi keuntungan besar dibandingkan dengan teknik yang lebih tradisional.
















