Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjadi program vital bagi masyarakat Indonesia, dengan sekitar 66 juta penduduk yang telah memanfaatkannya. Program ini diharapkan dapat menjangkau 70 juta orang pada akhir tahun 2025, sebagaimana disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan, Profesor Dante Saksono.
Dante menyatakan optimisme tersebut setelah melakukan kunjungan ke Puskesmas Sabutung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan. Dalam kunjungan ini, ia mengapresiasi upaya tenaga kesehatan yang aktif mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.
Selain di Puskesmas, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan di luar fasilitas kesehatan. Salah satu program yang menarik adalah Perahu Sehat Pulau Bahagia (PSPB), di mana tenaga kesehatan melakukan kunjungan ke pulau-pulau terpencil untuk bertemu warga.
Inovasi dalam Penyampaian Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil
Program seperti PSPB merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. Dengan menggunakan perahu, tenaga kesehatan mampu mengatasi tantangan geografis yang ada dan memberikan layanan langsung kepada masyarakat.
Menurut penjelasan dari Dante, CKG tidak hanya terbatas pada Puskesmas. Tenaga kesehatan aktif bekerja sama dengan desa setempat untuk menjangkau warga di pulau-pulau yang sulit dijangkau. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan layanan kesehatan yang merata.
Puskesmas Sabutung, yang melayani 17 pulau, menjalankan program ini dengan sangat baik. Setiap tahun, tim kesehatan melakukan kunjungan ke pulau-pulau tersebut hingga empat kali, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan.
Respon Positif Masyarakat terhadap Program Cek Kesehatan Gratis
Respon masyarakat terhadap program CKG sangat positif. Kepala Puskesmas Sabutung, Harmawati, mengatakan bahwa masyarakat merasa senang setiap kali ada kunjungan dokter dan tenaga kesehatan. Hal ini menggambarkan betapa pentingnya layanan kesehatan bagi mereka yang tinggal di area terpencil.
Keberadaan dokter gigi dan tenaga medis lainnya sangat dinantikan oleh warga. Selain menambah pengetahuan kesehatan, kunjungan ini juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sebelumnya mungkin tidak terjangkau oleh layanan kesehatan.
Dengan program ini, pemerintah berupaya agar masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya kesehatan. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup warga, terutama di daerah pelosok yang sering kali terabaikan.
Target dan Harapan di Akhir Tahun 2025
Dante menegaskan target 70 juta orang yang harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum akhir tahun 2025. Target ini bukan hanya angka, tetapi mencerminkan harapan besar untuk melihat masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya sendiri.
Pemerintah juga akan terus mendorong pelaksanaan program CKG agar dapat mencapai sasaran yang ditetapkan. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan akan tercipta kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Program ini diharapkan dapat berbuah manis bagi kesehatan masyarakat, sehingga pada akhirnya akan ada penurunan angka penyakit yang dapat dicegah dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Kesinambungan program ini sangat diperlukan agar hasil yang dicapai bisa berkelanjutan di masa mendatang.
















