Awal tahun 2026 menjadi titik balik bagi aktris Michelle Ziudith yang berhasil mencuri perhatian publik melalui perannya sebagai Sita dalam film horor Alas Roban. Film ini ditayangkan di bioskop mulai 15 Januari 2026, dan mencatatkan jumlah penonton yang mengesankan, yaitu 176 ribu orang pada hari pertama penayangannya.
Michelle Ziudith Waselly, lahir di Medan pada 20 Januari 1995, memulai karirnya di industri hiburan lewat ajang Miss Celebrity SCTV pada tahun 2009. Sejak saat itu, ia telah membintangi berbagai sinetron, FTV, dan sejumlah film yang meraih kesuksesan besar.
Dalam wawancara terbaru di Jakarta Pusat, Michelle berbagi tentang karakter Sita yang diperankannya. Dalam film ini, Sita, seorang ibu tunggal, harus berjuang melawan realitas hidup yang keras dan tantangan ekonomi yang menghimpitnya dan anaknya.
Perjalanan Sita dan putrinya, Gendis, yang diperankan oleh Fara Shakila, dimulai di kota Pekalongan dan berlanjut ke Semarang menggunakan bus. Di sanalah berbagai peristiwa menegangkan dimulai saat mereka melintasi kawasan wingit Alas Roban.
Perjalanan Menarik Michelle Ziudith di Dunia Akting
Sebelum terjun ke film, Michelle memulai karirnya di dunia sinetron dan FTV, yang menjadi fondasi bagi kemampuannya berakting. Ia telah beradaptasi dengan berbagai peran, dari karakter ringan hingga yang lebih kompleks dan menantang.
Michelle, yang dikenal dengan penampilannya yang memukau, terus menerus mencoba tantangan baru dalam setiap proyek yang diambilnya. Hal ini membuktikan dedikasinya untuk terus berkembang dan menambah wawasan di bidang seni peran.
Dengan berbagai prestasi yang diraih, Michelle tak sekadar menjadi aktris, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda. Ia menunjukkan bahwa kerja keras dan passion bisa membuahkan hasil yang memuaskan dalam karir.
Film Alas Roban bukan hanya menjadi pelampiasan bakat aktingnya, tetapi juga menjadi panggung untuk mengeksplorasi berbagai emosi yang mendalam. Setiap detik dalam film ini menunjukkan perjuangan seorang ibu yang tak kenal lelah.
Aspek Menarik dari Film Alas Roban
Film ini bukan hanya menawarkan horor, tetapi juga mengangkat tema sosio-ekonomi yang relevan di masyarakat. Dengan latar belakang perjuangan hidup, cerita Sita menjadi cermin bagi banyak wanita yang menghadapi tantangan serupa.
Alur cerita di film ini berfokus pada keberanian dan ketahanan, menunjukkan betapa kuatnya seorang ibu dalam menghadap berbagai rintangan. Perjuangan Sita menjadi simbol harapan bagi banyak orang yang mungkin tersandung masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Penggunaan lokasi syuting di Alas Roban juga menambah nuansa misteri dan horor dalam film tersebut. Dengan pemandangan alam yang menakutkan dan atmosfer mencekam, penonton akan merasakan ketegangan yang nyata.
Performa Michelle dan para pemeran lainnya ditunjang oleh sinematografi yang memukau. Setiap adegan diatur sedemikian rupa untuk menciptakan tensi dan emosi yang kuat, membuat film ini terasa lebih hidup dan autentik.
Gala Premiere dan Respons Publik terhadap Alas Roban
Gala premiere film Alas Roban diadakan di Epicentrum XXI, Jakarta, dan berjalan meriah. Michelle Ziudith menarik perhatian banyak orang dengan gaun cantik yang dirancang khusus, memperkuat pesonanya di sepanjang karpet merah.
Penyambutan hangat dari penggemar dan rekan-rekan seprofesi tidak lepas dari kerja kerasnya yang terlihat dalam film. Banyak yang memuji penampilannya yang kuat dan emosional, menciptakan impresi mendalam di hati para penonton.
Selain penampilan Michelle, festival ini juga menjadi ajang bagi film lokal untuk mendapat perhatian lebih. Dukungan kepada film Indonesia, terutama yang mengangkat tema masyarakat, menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya karya lokal.
Melalui premier ini, harapan tinggi tertuju pada kesuksesan film di box office dan dampaknya terhadap penonton, terutama generasi muda. Hal ini bisa menjadi dorongan bagi sineas lainnya untuk menciptakan karya yang lebih berkualitas.














