Sebanyak 50 ribu buruh akan melaksanakan Apel Besar Kebangsaan di kawasan Lapangan Jababeka Botanical, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Acara ini diadakan dengan tujuan penting untuk mendesak revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan agar lebih berpihak kepada pekerja di seluruh Indonesia.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyatakan bahwa acara ini akan dihadiri oleh buruh dari dua konfederasi terbesar yang tergabung dalam hampir 22 federasi. Kegiatan ini bukan hanya sekedar demonstrasi, tetapi juga sebuah pernyataan bersama untuk memperjuangkan hak-hak pekerja secara adil.
Andi Gani menegaskan bahwa Apel Besar Kebangsaan memiliki makna yang sangat mendalam. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta penolakan terhadap tindakan-tindakan anarkis yang merugikan masyarakat dan stabilitas negara.
Tujuan dan Makna Apel Besar Kebangsaan bagi Pekerja
Apel ini bukan hanya sekadar berkumpulnya para buruh, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap keadaan sosial di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih baik.
Di tengah suasana yang memanas pasca kerusuhan di akhir Agustus 2025, acara ini pun menjadi sebuah harapan untuk menciptakan dialog yang konstruktif. Andi Gani percaya bahwa pekerjaan yang terinspirasi oleh kolaborasi positif dapat menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam dunia ketenagakerjaan.
Kehadiran para tokoh buruh dalam acara ini juga memberikan harapan baru bagi pekerja. Mereka akan berbagi pandangan dan pengalaman, memperkuat solidaritas, serta membangun kesepakatan yang berorientasi pada masa depan.
Rincian Acara dan Orasi dari Tokoh Buruh
Acara Apel Besar Kebangsaan ini akan dimulai pada pukul 14.00 hingga 17.30 WIB. Rangkaian kegiatan ini dipenuhi dengan orasi dari para pemimpin buruh yang akan menyuarakan aspirasi dan harapan para pekerja di Indonesia.
Andi Gani juga menambahkan bahwa akan ada kejutan di acara ini berupa kehadiran seorang tokoh penting. Kehadiran tokoh tersebut diharapkan dapat menambah semangat peserta dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan.
Saat acara berlangsung, para peserta akan diajak untuk bersama-sama membacakan Deklarasi Kebangsaan Buruh Indonesia. Hal ini diharapkan bisa menjadi momen bersejarah yang mengikat solidaritas buruh di seluruh negeri.
Pengaruh Apel untuk Masa Depan Ketenagakerjaan di Indonesia
Apel ini juga diharapkan dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam hal pengelolaan hukum ketenagakerjaan. Dengan menyatukan suara, diharapkan kebijakan yang dihasilkan lebih mencerminkan kebutuhan dan aspirasi buruh.
Dalam konteks ini, Andi Gani mencatat pentingnya adanya partisipasi aktif dari buruh dalam setiap proses perumusan kebijakan. Kesadaran akan hak-hak mereka adalah langkah penting menuju perbaikan kondisi kerja yang lebih baik.
Melalui panggung apel ini, buruh memiliki kesempatan untuk mengungkapkan aspirasi mereka. Ini adalah langkah penting dalam membangun komunikasi yang lebih efektif antara buruh, pemerintah, dan pengusaha.














